sekitarSULTRA.com - Portal Berita Pilihan untuk Masyarakat Sultra | sekitarSULTRA.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026, Minal Aidin Walfaizin

HMPL-KENDARI Dorong Pelestarian Budaya Lewat Festival Budaya Muna di Desa Lamaeo | SEKITAR SULTRA

Salah satu tarian yang ditampilkan dalam Festival Budaya yang diadakan oleh HMPL Kendari Desa Lamaeo, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna (Foto: Onim)/sekitarSULTRA.com.


Muna, sekitarSULTRA.com — Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Lamaeo Kendari (HMPL-Kendari) di Desa Lamaeo, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Budaya Muna.

Festival ini merupakan agenda tahunan yang telah dilaksanakan secara konsisten selama empat tahun berturut-turut. Kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Muna di tengah arus modernisasi yang semakin pesat.

Dalam keterangannya, Aan Awaludin, Ketua Umum HMPL-KENDARI menyampaikan bahwa festival budaya ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan promosi budaya lokal kepada generasi muda.

“Festival ini adalah bentuk nyata komitmen kami bersama masyarakat, mahasiswa, dan pemuda Desa Lamaeo untuk terus menjaga warisan leluhur serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Muna,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Adapun rangkaian kegiatan dalam Festival Budaya Muna meliputi berbagai pertunjukan seni dan lomba tradisional, antara lain:

1. Pertunjukan Tari Linda dan Pogala/Ewa Wuna

2. Pertunjukan alat musik tradisional seperti Gambus, Matatou, dan Mbololo (gong)

3. Pertunjukan Modero

4. Lomba tradisional, meliputi Lagu Muna, Dongeng Bahasa Muna, Puisi Bahasa Muna, Makalele, Engrang, dan Poase.

Gelaran Musik Gambus yang ditampilkan dalam Festival Budaya tersebut (Foto: Onim)/sekitarSULTRA.com.


Sementara itu, La Ode Alimin selaku Ketua Panitia Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam aspek pelestarian budaya, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai sosial di lingkungan desa.

Seiring dengan itu, HMPL-KENDARI bersama mahasiswa dan pemuda Lamaeo juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Festival Budaya Muna sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan.

Pertunjukan Modero (Foto: Onim)/sekitarSULTRA.com.


Untuk mendukung kesuksesan acara tersebut, pihak penyelenggara turut mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Lamaeo, baik dalam bentuk fasilitasi, pembinaan, maupun sinergi program.

“Kolaborasi antara masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam menjaga serta mengembangkan potensi budaya daerah,” kata Awaludin.

Festival Budaya Muna diharapkan terus menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus memperkuat identitas lokal masyarakat di Desa Lamaeo dan sekitarnya. (Red)***

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar dengan Sopan dan Bijak !!!

Lebih baru Lebih lama
close
Banner iklan disini