sekitarSULTRA.com - Portal Berita Pilihan untuk Masyarakat Sultra | sekitarSULTRA.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026, Minal Aidin Walfaizin

Banjir Kepung Kota Kendari, Ratusan Warga Mengungsi dan Satu Anak Dilaporkan Meninggal | SEKITAR SULTRA

 

Salah satu wilayah di Kendari yang terdampak banjir/sekitarSULTRA.com.


Kendari, sekitarSULTRA.com — Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari sejak Sabtu malam hingga Minggu (10/5/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Luapan air merendam ratusan rumah warga, memutus akses jalan, hingga memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, sedikitnya 126 kepala keluarga atau sekitar 317 warga terdampak banjir akibat meluapnya Kali Wanggu di Kecamatan Baruga. Tinggi genangan air dilaporkan mencapai sekitar 80 sentimeter di sejumlah titik pemukiman warga.

Beberapa kawasan yang terdampak cukup parah di antaranya Kelurahan Lepo-Lepo, Kambu, Jalan Martandu, Lorong Tri Darma, hingga kawasan sekitar Kampus Universitas Halu Oleo (UHO). Di Jalan Mangkerey, Kecamatan Kambu, banjir bahkan dilaporkan mencapai setinggi paha orang dewasa sehingga menghambat aktivitas warga dan kendaraan.

Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, hingga Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara diterjunkan untuk melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet di beberapa lokasi yang mengalami genangan cukup tinggi. Salah satu titik evakuasi berada di kawasan Lorong Kampus Avicena yang dilaporkan terisolasi akibat banjir.

Musibah banjir kali ini juga memakan korban jiwa. Seorang bocah berusia lima tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terseret arus banjir di wilayah Kendari Barat. Korban ditemukan setelah proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan dan warga setempat.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota turut turun langsung meninjau sejumlah titik banjir guna memastikan penanganan berjalan cepat. Pemerintah Kota Kendari juga menginstruksikan percepatan distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak.

Selain merendam rumah warga, banjir juga mengganggu akses transportasi dan aktivitas masyarakat di sejumlah ruas jalan utama Kota Kendari. Meski demikian, sebagian anak-anak terlihat memanfaatkan genangan banjir untuk bermain di tengah derasnya arus air.

Hingga Minggu sore, hujan masih mengguyur dengan intensitas rintik beberapa wilayah di Kota Kendari dan petugas gabungan terus bersiaga mengantisipasi kemungkinan bertambahnya titik banjir maupun korban terdampak lainnya. (Red)***

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar dengan Sopan dan Bijak !!!

Lebih baru Lebih lama
close
Banner iklan disini