![]() |
| Gambar Ilustrasi sekitarSULTRA.com. |
Kendari, sekitarSULTRA.com - Gerakan Masyarakat (Germas) Muna Raya Bersatu mendukung dan mengapresiasi penuh gelaran Silahturahmi Akbar Masyarakat Muna Sulawesi Tenggara yang akan digelar di tugu Eks MTQ Kendari pada 19 Juli 2026 mendatang.
Dukungan dan apresiasi itu disampaikan oleh Germas Muna Raya Bersatu dibalik adanya penolakan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan organisasi tertentu dengan tujuan ingin menggagalkan kegiatan tersebut.
Koordinator Germas Muna Raya Bersatu, La Ode Ndolehe mengatakan bahwa pihaknya bersama seluruh masyarakat Muna diseluruh penjuruh dunia mendukung penuh kegiatan tersebut karena menurutnya inilah wadah silaturahmi yang dapat mempererat lali persaudaraan meski disambut dengan suara-suara sumbang.
"Sudah begitu mi konae orang Muna, biar sesama kawunaha dia tidak mau lihat berkembang. Rampahano, welo fekirimo sa doi-doi kansuru. Itulah karekteristik orang yang masih berpikir mau sendiri tanpa mau melihat orang lain juga mau maju. Kalau ia mau maju, mari kita maju bersama dengan mendukung kegiatan ini demi Muna yang kita cintai," ujarnya, Rabu (8/7/2026).
La Ode Ndolehe juga menyentil orang orang yang mudah terprovokasi dengan adanya suara suara sumbang penolakan kegiatan tersebut, padahal kata dia, suara-suara itu berasal dari satu orang saja yang tidak punya massa dan hanya saja mengatasnamakan orang banyak dalam organisasi tertentu.
"Jangan muda terprovokasi konae, orang orang itu masih berpikir kolot. Sok mengatasnamakan orang banyak padahal ia hanya seorang personalia. Baru gaungnya dibuat woww, Ale ghane, kita sita sudah baku tau tau. Anak-anak kemarin sok melawan para orang tua yang buat kegiatan ini," sambungnya.
Lanjutnya, La Ode Ndolehe juga menanggapi bahwa dalam acara itu akan ada terciptanya ruang politik yang tanpa sadar maupun mau tidak mau sudah pasti akan tercipta dan itu adalah sebuah keniscayaan, tapi dibalik itu, menurutnya itu hal yang wajar karena dihadiri oleh para tokoh dengan layar belakang politik dan memiliki juga partai politik.
"Kalau ruang politik itu adalah sebuah keniscayaan yang pasti akan terjadi. Sadar maupun tidak sadar, mau maupun tidak mau itu pasti terjadi. Inikan juga dihadiri oleh semua tokoh politik yang berasal dari orang Muna, apalagi mereka juga punya partai politik," lanjutnya.
Oleh itu, La Ode Ndolehe menyerukan agar seluruh masyarakat Muna kompak dalam menyukseskan acara itu tanpa harus berpikir politis didalamnya agar acara tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses dengan penuh kemeriahan yang dapat mengikat persaudaraan sesama masyarakat Muna.
"Kita harus kompak konae, buang jauh-jauh kalau ada pemikiran adanya acara politik terselubung didalamnya. Acara ini harus sekses. Kita orang Muna adalah saudara semua. Ayo majukan Muna dalam segi apapun!" tandasnya. (Red).***


